banner 728x90

Definisi E Government dan E Governance

banner 728x90

Definisi E Government dan E Governance

Definisi E Government dan E Governance berbeda dengan definisi e Commerce maupun e Business yang cenderung universal, e Government acapkali digambarkan atau dideskripsikan secara cukup beragam oleh masing-masing individu atau komunitas. Hal ini disebabkan karena banyak sekali hal, yaitu Walaupun sebagai sebuah konsep e-Government memiliki prinsip-prinsip dasar yang universal, namun karena setiap negara memiliki skenario implementasi atau penerapannya yang berbeda, maka definisi dari ruang lingkup e-Government-pun menjadi beraneka ragam. Spektrum implementasi software e-Government sangatlah lebar mengingat sedemikian banyaknya tugas dan tanggung jawab pemerintah sebuah negara yang berfungsi untuk mengatur masyarakatnya melalui banyak sekali jenis interaksi dan transaksi.

Definisi dan penerapan E Government dan E Governance di sebuah negara tidak dapat dipisahkan dengan kondisi internal baik secara makro maupun mikro dari negara yang bersangkutan, sehingga pemahamannya teramat sangat ditentukan oleh sejarah, budaya, pendidikan, pandangan politik, kondisi ekonomi, dari negara yang bersangkutan dan Visi misi, serta taktik pembangunan sebuah negara yang sangat unik mengakibatkan terjadinya beragam pendekatan dan skenario dalam proses pengembangan bangsa sehingga berpengaruh terhadap penyusunan prioritas pengembangan bangsa.

Persoalan definisi ini adalah hal yang penting, karena akan menjadi bahasa seragam bagi para konseptor maupun praktisi yang berkepentingan dalam menyusun dan mengimplementasikan e-Government di suatu negara. Terkadang definisi yang terlampau sempit akan mengurangi atau bahkan meniadakan banyak sekali peluang yang ditawarkan oleh e-Government, sementara definisi yang terlampau luas dan mengambang akan menghilangkan nilai (value) manfaat yang ditawarkan oleh e-Government.

Definisi E Government dan E Government

Definisi E Government dan E Governance

A. E Government

Government berdasarkan arti leksikal diartikan sebagai pemerintah, kemudian penambahan E didepan kata Government adalah penyingkatan dari kata electronik. dengan demikian mampu diartikan secara singkat E-Government adalah pemerintah secara elektronik atau mampu disebut juga pemerintahan online, atau pemerintahan digital.

Menurut The World Bank Group, e government memiliki kaitan dengan penggunaan teknologi berita (misalnya ; internet, Mobile computing dan wide area network ) oleh organisasi pemerintah yang mempunyai kemampuan membentuk relasi dengan warga negara, urusan ekonomi, dan organisasi lain dalam pemerintahan). Maka dapat disimpulkan, e-government ialah upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk memanfaatkan teknologi berita, baik mirip komputer, internet ataupun perangkat digital lainnya dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik. Sejauh ini, apakah Anda sudah memahami perihal e-government, kalau sudah, mari kita lanjut untuk penjelasan e-governance.

Tujuan E Goverment

Terdapat 3 tujuan utama diterapkannya E Goverment, yaitu :

  • Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas dari layanan ke masyarakat berbasis teknologi berita
  • Untuk mendukung terjadinya proses pemerintahan yang bersih dan transparan, hal ini terkait dengan disediakannya layanan yang memungkinkan masyarakat mengakses berita dan kebijakan-kebijakan pemerintah.
  • Membantuk memperbaiki terhadap organisasi pemerintahan (birokrasi), perbaikan manajemen waktu untuk kedisiplinan serta produktifitas pegawai, serta manajemen keuangan pada pemerintahan yang terintegrasi.

Ada tiga model penyampaian E Government, antara lain :

  • Government to Citizen atau Government to Customer (G2C)

Ialah penyampaian layanan publik dan berita satu arah oleh pemerintah ke masyarakat, Memungkinkan pertukaran berita dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, contohnya G2C : Pajak online, mencari Pekerjaan, Layanan Agunan sosial, Dokumen eksklusif (Kelahiran dan Akte perkawinan, Software Paspor, Lisensi Pengarah), Layanan imigrasi, Layanan kesehatan, Beasiswa, penanggulangan bencana.

  • Government to Business (G2B)

Ialah transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan banyak sekali berita yang diperlukan bagi kalangan urusan ekonomi untuk bertransaksi dengan pemerintah.Mengarah kepada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses urusan ekonomi dan manajemen data elektronik. Software yang memfasilitasi interaksi G2B maupun B2G ialah Sistem e-procurement.Model : Pajak perseroan, Peluang Urusan ekonomi, Pendaftaran perusahaan, peraturan pemerintah (Hukum Urusan ekonomi), Pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan oleh pemerintah, hak paten merk dagang, dll

  • Government-to-Government (G2G)

Ialah Memungkinkan komunikasi dan pertukaran berita online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi. Model : Konsultasi secara online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.

Elemen Primer E-Goverment

Terdapat 3 elemen utama yang saling berkaitan didalam e-goverment, yaitu :

  • Masyarakat

Masyarakat dengan penerapan e-goverment dapat dengan mudah memperoleh akses berita yang bermanfaat terkait dengan potensi wilayah, kependudukan serta pengembangan.

  • Operator

Operator berperan dibidang operasional dan bertugas mengoperasikan sistem berita yang digunakan dalam penyelenggaraan pelayanan pemerintahan di e-goverment agar masyarakat dapat dilayani dengan baik

  • Pengambil keputusan (pemerintah)

Pengambil keputusan (pemerintah), sistem yang baik harus mamapu menyajikan data kedalam banyak sekali bentuk, sehingga dapat meningkatkan dan memudahkan kinerja para pengambil keputusan, contohnya penerapan metode kecerdasan buatan serta metode pengambilan keputusan didalam pertimbangan pengabilan kepurusan.

Definisi E Government dan E Governance

B. E Governance

Secara harfiah, Governance diartikan sebagai tata kelola pemerintahan, sedangkan kata E itu adalah penyingkatan kata dari electronic. Berarti e-governance dapat diartikan sebagai tata kelola pemerintahan secara elektronik atau tata kelola pemerintah secara digital. E-governance atau electronik governance adalah wujud dari governance (tata kelola pemerintahan) yang dijalankan oleh pemerintah sentra dan kawasan didalam melakukan pelayanan publik ke masyarakat dengan berbasiskan teknologi.

Menurut OECD dan World Bank, good governance dapat diartikan sebagai penyelenggaraan manajemen yang solid dan bertanggung jawab, yang sejalan dengan demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi investasi, menghindarkan KKN baik secara politik maupun administrasi, menjalankan disiplin anggaran serta penciptaaan legal dan plotical framework bagi tumbuhnya wiraswasta.

Berarti dapat disimpulkan, e-governance itu adalah tata kelola atau penyelenggaraan pemerintahan yang efisien dan bertanggung jawab dengan memanfaatkan sarana teknologi berita, mirip komputer, internet, dan perangkat digital lainnya.

Pelaku Primer E-Governance

E-governance memiliki 3 pelaku utama yaitu :

  • Goverment (pemerintah)

Pemerintah sebagai penentu kebijakan tentunya memegang peranan penting didalam pemberian kebijakan, izin, pemantauan, dan menjalankan aspirasi masyarakat serta mewakili kawasan dan negara dala kerja sama dengan pelaku urusan ekonomi serta dengan kawasan atau negara lainnya

  • Citizen (masyarakat)

Citizen (masyarakat) adalah kelompok atau pelaku dalam e-governance yang berperan sebagai pemantau dalam jelannya pemerintahan. Baik dalam hal memberi masukan, kritik, penikmat layanan yang disediakan oleh pemerintah, serta menjadi Sumber Daya Insan (SDM) yang diharapkan baik pemerintah maupun lingkungan swasta (urusan ekonomi).

  • Business atau Interest Group (pengusaha, swasta, dan pihak terkait)

Didalam kelompok ini terdapat kelompok perorangan, organisasi yang terlibat dalam kegiatan urusan ekonomi, industri, penjualan, pembelian dan distribusi. Pelaku group urusan ekonomi ini akan membentuk relasi Governance To Business (G2B).

Adapun meran utama dari kelompok urusan ekonomi dalam e-governance ialah sebagai motor penggerak untuk menyediakan SDM dan implementasi teknologi untuk implementasi e-goverment dan e-governance bagi pemerintah dan masyarakat.

Siapa Bilang bikin website harus mahal ? Hanya dengan 3.5jt kau dapat wujudkan cita-cita kau mempunyai website untuk perjuangan atau blog kau. Selain tampilan yang menarik dan profesional, website yang kau dapat juga sudah include SEO (Search Engine Optimization) supaya website kau tampil dihalaman pertama google. keren kan ?

Kau Mampu dapatkan itu semua di Digital Agency Terbaik di Jakarta.

Source : Guidelinesia Iklan

banner 728x90
Taufan Rizki Hutapea
saya adalah seorang website develover di sebuah perusahaan yang bekerja separuh waktu

Related Post "Definisi E Government dan E Governance"

GrafiTalk Software Pendatang Baru Yang Canggih
Logo Software GrafiTalk GrafiTalk adalah media umum
Belajar Microsoft Excel Mudah Dan Cepat
Belajar Microsoft Excel Mudah dan Cepat adalah
Cara Mempercepat Kinerja Komputer Windows Tanpa Aplikasi
Cara Mempercepat Kinerja Komputer Tanpa Aplikasi dengan
Review New Album of AKMU (Akdong Musician) – WINTER 03012017
First Impression: Ini akan cocok jadi sahabat
banner 728x90

Leave a reply "Definisi E Government dan E Governance"